Wednesday, September 22, 2010

LORD................................

I am FURIOUS, and he tells me: FORGIVE!
I am AFRAID, and he tells me: TAKE COURAGE!
I have DOUBTS, and he says to me: HAVE CONFIDENCE!
I feel RESTLESS, and he says to me: BE CALM!
I prefer to go MY OWN WAY, and he tells me: COME AND FOLLOW ME!
I make MY OWN PLANS, and he says to me: FORGET ABOUT THEM!
I aim towards MATERIAL GOODS, and he says: LEAVE THEM BEHIND!
I want SECURITY, and he says: I PROMISE YOU ABSOLUTELY NOTHING!
I like to live MY OWN LIFE, and he says: LOSE YOUR LIFE!
I believe I AM GOOD, and he tells me: GOOD IS NOT SUFFICIENT!
I like to BE THE BOSS, and he says: SERVE!
I like to COMMAND OTHERS, and he says: OBEY!
I like to UNDERSTAND, and he says: BELIEVE!
I like CLARITY, and he speaks to me in PARABLES.
I like POETRY, and he speaks to me in REALITIES.
I like my TRANQUILITY, and he likes me to be DISTURBED.
I like VIOLENCE, and he says: PEACE BE WITH YOU!
I draw the SWORD, and he says: PUT THAT AWAY!
I think of REVENGE, and he says: OFFER THE OTHER CHEEK!
I speak of ORDER, and he says: I HAVE COME TO BRING THE SWORD!
I sow HATRED, and he says: LOVE YOUR ENEMIES!
I try to sow HARMONY, and he says: I HAVE COME TO CAST FIRE UPON THE EARTH!
I like to be the GREATEST, and he says: LEARN TO BE AS SMALL AS A CHILD!
I like to remain HIDDEN, and he says: LET YOUR LIGHT SHINE!
I look at the BEST PLACE, and he says: SIT AT THE LAST BENCH!
I like to be NOTICED, and he says: PRAY IN YOUR ROOM BEHIND LOCKED DOORS!
No, I don’t understand this Jesus.
He provokes me. He confuses me.
Like so many of his disciples
I, too, would like to follow another Master
who would be more certain and less demanding.
But I experienced almost the same as Peter:
“I do not know of anyone else,
WHO HAS THE WORDS OF ETERNAL LIFE!”

Friday, May 21, 2010

AKHHHHHH ....... cinta....LOVE....HAIR....AMOR.....

Kenapa ya Cinta selalu menjadi pembawa kebahagiaan tapi cinta juga selalu membgeeri kesedihan bahkan keputusasaan. Apakah cinta pada hakekatnya adalah kejam? Akh....cinta....love, hair...amor.... Ketika seorang dimabuk asmara, atau sedang jatuh cinta....hatinya mencair....tersenyum atau mekar laksana kembang di pagi hari....ketika sedang dimanja, dipeluk, dibelai, disayang....cinta menjadi indah.....cinta terasa nikmat...terasa bahagia.....tapi ketika seorang sedang dalam posisi curiga, marah, emosi, cemburu, atau bercecok karena alasan cinta, Cinta menjadi laknat, boring, BT, suram bahkan keputusasaan, dan lagi-lagi orang bisa berkata: kenapa saya harus jatuh cinta......kenapa saya harus masuk dalam sirkus ini? Cinta lagi-lagi disalahkan!! Kalau aku jadi cinta, aku ga mau datang dan menghampiri pribadi itu biar dia merasakan kesepian yang luar biasa....tapi sayang....saya adalah pemain dalam cinta......
Ketika seorang memutuskan unutk  masuk dalam lingkaran percintaan, setiap orang mempunyai harapan yang mulia, ingin membina hubungan dalam cinta itu agar bisa langgeng dan untuk selamanya, tapi pada kenyataannya kadang apa yang diimpikan ini menjadi bumerang bagi diri sendiri....dan bahkan air mata, keputusasaan, dan kekecaweaan hanya menjadi ungkapan semu. Yang utama ketika memasuki dunia percintaan adalah menerima kenyataan bahwa cinta itu indah, apapun keadaannya, cinta pada hakekatnya adalah indah dan mulia, jadi kl nantinya cinta itu berakhir, setidaknya cinta yang pernah dibina tidak hilang selamanya, tidak pupus, dia mempunya makna dan nilai bagi hidup kita. Kalau nantinya cinta itu harus berakhir setidaknya ketika kita bersama ada hal-hal positif, ada hal-hal baik, ada hal-hal indah, ada kata-kata bijak, ada kebaikan, ada pengorbanan yang menjadi pacu dan landasannya bagi kita untuk melangkah ke depan. Atau toh pada akhirnya cinta harus berakhir "tragis", tentu ketragisannya tidak semena-mena bermakna negatif. setidaknya selama bersama kita bisa belajar keindahan cinta tapi juga belajar cara orang mengerti cinta, cara orang menyelami dan menaungi cinta......semua punya nilai untuk kebaikan dan refleksi diri.....akhhhh cinta.....love, hari...amor selalu kaya akan makna untuk diselami dan dimengerti bagi mereka yang mengaku diri pecinta sejati.....selamat memaknai cinta.......selamat membuka mata dan menerawang dalam kaca mata cinta....selamat memelototi matamu untuk menembus makna terdalam dari cinta........

Tuesday, March 16, 2010

PERPISAHAN


Hari senin, tanggal 15 Maret 2010, Aku dipanggil oleh rektor untuk mendengarkan hasil skutinium saya karena masa TOP saya telah berakhir, terima kasih Tuhan karena setelah menajlankan masa ini, saya akhirnya dinyatakan lolos dengan skor 4-0, dan diijinkan unutk menjalankan teologi saya. Maka hari senin malam anak-anak mengadakan perpisahan dengan saya. Mereka mempersiapkan segala sesuatu unutk perpisahan dengan saya, mereka menyanyi, berjoget, berpuisi, dan juga acara yang dibawakan oleh Fr. Anton, dia menyanyikan lagi "Ketong pu Cinta" dan sambil menyanyikan lagu itu, dia menangis, anak-anak juga ikut menangis dan akhirnya aku juga menangis, semua suasana yang awalnya meriah dan asik berubah menjadi sunyi dan sepi. Awalnya aku ga mau datang ke perpisahan itu, tapi P. Victor telepon saya dan minta untuk datang, waktu saya datang Mendee uda nangis duluan, dia peluk saya dan langsung menangis. 
Keesokan harinya, saat "selamat pagi" semua staff, guru-guru dan semua pelajar mengucapkan selama jalan unutk aku, mereka memberikan aku DEL dan banyak hadiah lainnya. Aku sangat terharu, mereka memberikan tepuk tangan panjang unutk aku, dan berteriak "Mas Ikh Bayartlalaa - Terima Kasih Banyak - Aku sangat bahagia dengan itu, dan merasa berat untk pergi. Aku menceritakan pengalaman-pengalaman kesulitan aku saat tiba pertama di Mongolia 21 oktober 2008. Semuanya sangat sulit dan pengen balik saja, tapi akhirnya semuanya dapat teratasi dan menjadi betah banget. Saya dipakekan DEL di depan anak-anak. Del dan kado lainnya adalah hasil keringat dari guru-guru dan staff dengan uang mereka sendiri, Teruma kasih banyak. setelah selamat pagi, saya menjadi sangat terharu karena siswa-siswa saya memberi banyak kado dan terutama "surat cinta" mereka untuk aku, bahkan saya menjadi sangat terharu dengan kelas III mekanik, karena mereka justeru kelas yang paling bandel, tapi mereka semua yang datang secara bersama dan meminta maaf dan mengatakan "surat kami ini tolong bacakan juga untuk mamamu, karena kami ingin mamamu tahu bahwa dia telah memberikan kepada kami seorang anak yang sangat kami cintai dan sangat baik. Katakan pada mamamu terima kasih kami". saya bahagia sekali. Saya mendapat banyak "surat cinta" dari mereka dan juga dari anak-anak saya. Saya akan menjaga surat-surat itu.
Setelah selamat pagi, saya dan P. Paul Trung pergi bertemu dengan bapa uskup, sekaligus untuk pamit dan minta berkatnya. harapan dan asa dia berikan di pundakku selama study saya, dan saya bahagia sekali bersama dia, dia memberikan saya berkatnya, serta hadiah berupa, kata-kata dari Joshua tentang keteguhan pada Kitab Suci dan merenungkannya setiap hari, juga sebuah salib yang bagus banget dari dia.
Sebelumnya pada pagi harim, saya dan P. Victor pergi ke komuntias suster MC di Darikh untk mengucapakan selamat tinggal kepada mereka. saat misa mereka mendoakan intensi saya terutama study teologi saya, merka memberikan banyak kado untuk saya, lewat gambar-gambar Bunda Maria, Bunda Theresa dan juga GER yang diatasnya dipasang patung Bunda Maria.....menarik!!! 
siangnya saya diundang oleh fr. Andre dan P. Herve, CICIM untuk makan siang di paroki katedral, makan siang bersama mereka dan sekedar berbagi kebahagiaan dan kegembiraan antara kami tetang misi di Mongolia. tepat jam 17, ada perpisahan khusus di ruang guru, lagi-lagi saya harus dan pantas berterima kasih kepada mereka karena mereka membantu dan mendukug banyak karya salesian, dan banyak membantu saya unutk berjalan dalam semangat salesian. Aku bahagia berada di tengah-tengah mereka, setelah acara di ruang guru, saya pergi ke ruang staff di rumah anak jalanan tempat aku bekerja selama 1,5 tahun. semua staff sedih dan menangis saat mengucapkan selamat jalan ke saya, banyak hal-hal indah yang luar biasa yang tidak mungkin aku lupakan. Mereka mencintai aku sama seprti aku mencintai mereka. Lalu tepat jam 19.00, kami mengadakan misa terakhir dan pelepasan untk aku di komuntas serta dilanjutkan dengan makan malam terakhir sebelum berangkat. tepat pkl 20.30, anak-anak memberikan kado terakhir untuk saya berupa peta dan bendera Mongolia yang dibuat sendiri oleh mereka dengan manik-manik seprti rosario. Aku bahagia banget menerimanya, mereka menangis lagi dan aku juga menangis. Setelah itu, kami semua bersama salesian dan anak-anak mulai dari yang kecil ampe yang gede, kita berngkat ke bandara. mereka menghantar kami bertiga ke bandara. di sana untuk terakhir kalinya paling tidak selama 4 tahun aku melihat mereka. Mereka sedih tapi selalu ada harapan, harapan akan masa depan saya untuk berkarya lebih baik sebagai seorang imam, ada harapan agar mereka bisa menemukan kembali model ayah yang sebagaian dari mereka tiadk mereka miliki dan rasakan serta alami, ada harapan bahwa saya akan kembali unutk mereka. Terima kasih Bapa atas kesempatan indah ini, Terima kasih Mongolia karena engkau mengijinkan tanahmu diinjak dan menjadi tempat pijakan saya, terima kasih semua orang yang saya termui dalam perjalnanku. Kalian semua sangat berarti bagi aku, kalian semua adalah harta terindahku.
Bayartlalaa bas Bayartai minii Mongold, Bi tanart hairtai shuu.....durun jiilin daraan uulzii....Burhan Tanariig evel......maskh ikh bayartlalaa, bas minii gemeg bas buruu yumiig uclaraai.........
BI MONGOLD HAIRTAI......

Wednesday, March 10, 2010

LIFE IS GOING ON

Hari ini pimpinan meminta saya untuk membuat surat permohonan kepada provinsial supaya saya bisa menjalankan teologi saya di Manila. Saya melakukannya, tapi jujur, aku memang sangat sedih, karena saya masih ingin berada di Mongolia sebagai tanah misiku yang sangat aku cintai. Namun aku akhirnya menyadari bahwa hidup harus terus berjalan dan itu membuat aku mengerti bagiamana kehidpanku setelahnya. Jika aku tetap berjalan dengan keadaan seperti ini, aku tidak bisa banyak berbuat untuk misi, tapi jika saya meninggalkan semuanya dan pergi unutk studi teologi, setalahnya saya akan bisa berbuat banyak bagi orang lain. Hal itulah yang memenangkan aku untuk bisa terus menatap harapan yang ada di depan aku yang semakin hari semakin menampakan sinarnya kepadaku. Aku ingin menantap sinar itu yang memberi saya kekuatan untuk meninggalkan tempat ini demi masa depan saya dan dengan demkian aku juga satu saat nanti aku ingin kembali ke sini dan bebuat sesuatu dengan lebih baik bagi misiku di sini.
Waktu memang berjalan sangat cepat. Tidak terasa sudah hampir dua tahun aku menjalankan tahun praktek saya di sini di tanah misiku, dan berat bagiku unutk meninggalkannya. Namun hidup terus berjalan sejalan berjalannya waktu. Aku harus berjalan juga bersama waktu tanpa harus terhanyut. kadang aku merasa waktu terlalu cepat dan aku tidak mempunyai kekuatan untuk memutarnya kembali atau membuatnya menjadi lambat. AKu haru berjalan bersama sang waktu. Untuk sesuatu yang lebih indah di masa depan, aku tak perlu mengejar waktu tapi aku sberusaha untuk menghayati waktu. Waktu berjalan sangat cepat, dia tidak akan kembali, dia terus berputar dan berjalan dan kita tidak punya kekuatan unutk menghentikannya, dia yang akan menghentikan kita. Hanya dengan harapan dan kemauan yang kuat kita bisa berlari bersama waktu dan mampu berjalan bersamamnya. 
Dua tahun hampir berlalu, dan terasa sangat cepat, teologi menanti aku, dan meminta aku unutk berjalan dalam lingkarannya, dan kini aku harus aku akui bahwa walaupun berat meninggalkan tempat ini, tapi aku percaya waktu terus berjalan dan aku bisa menghayati waktu itu, aku ingin berada dalam waktu tanpa harus menangisinya, aku ingin berada dalam lingkarannya tanpa harus terkurung olehnya, yang lebih penting adalah menghayatinya dan berusaha memberi makna bagi hidupku bersama sang waktu. 

Thursday, January 28, 2010

LOVE is BLIND atau.....

KATA ORANG CINTA ITU BUTA
Aku sejenak berpikir, apakah memang benar cinta itu buta? mungki karena tak seorangpun pernah melihat cinta dan cinta tak pernah melihat orang tersebut. Atau karena cinta tidak dapat dirabah, tidak terlihat sehingga dikatakan buta, atau karena memang cinta itu sejenis atom atau partikel yang amat sangat kecil sehingga dia tidak terjamah atau tidak mampu melihat orang lain? aku jadi bingung....cinta kok buta tapi kenapa dicari....kenapa ditangisi, kenapa dimiliki dan bahkan jika blm memilikinya kadang orang menjadi strees dan bahkan banyak yang mati karena cinta...sebegitu butakah cinta itu?? sehingga orang lain pun yang sebenarnya normal malahan menjadi buta. Cinta itu buta...apakah dia butuh kaca mata, atau operasi supaya bisa melihat. Apakah karena kebutaannya cinta menutup diri pada kebaikan? atau karena buta dia menjadi sangat gelap? atau karena dia tidak dimengerti karena berupa perasaan sehingga dia menjadi buta....ah....ungkapan klasik membingungkan Love is Blind....
Aku malah terus bingung karena cinta sebenarnya tidak buta, dia itu indah, dia itu mulia, dia itu aneh bahkan "gila", cinta itu suci, dia tidak egois, dia tidak munafik, dia tidak butuh mikroskop untuk melihatnya, dia tidak bodoh. Cinta itu tidak buta, yang buta itu orangnnya...pribadinya, yang buta itu orang-orang yang mengklaim diri mengetahui cinta....yang mengerti cinta....cinta itu tidak buta, yang buta itu setiap orang yang mempermainkan cinta, yang merumuskan cara dan trik-trik terhadap cinta, cinta itu tidak pakai logika, namun betapa sering cinta itu dilogikan dan akhirnya membawa pada Chaos.
keluarlah dari pola lama pemahaman dan masukalah ke dalam kedalam cinta maka anda akan menemukan makna bahwa cinta itu tidak buta.....


dalam kebutaan akal budi dan menyelami makna cinta...
kamar sepiku......
Ulaanbaatar January 2010.

Wednesday, January 27, 2010

LIFE IS BEAUTIFUL: RINDU

LIFE IS BEAUTIFUL: RINDU

RINDU



Oh....ya....sepi....
terpanah....terpesona....namun dalam sepi
Memandang...meneropong....menerawang....mengamati....
Namun kesendirian yang aku alami....
Hati terbang...jauh nan jauh..entah ke mana
Mungkin lagi menerobos pekatnya malam....atau berada dalam awan-awan cinta...
atau....atau....atau....atau terpaut di hatimu.....atau....atau.....aku tak tahu..
Kesepian...kehampaan....oh...kekosongan....
Kemana semua keindahan selama ini....kemana larinya?? dimanakah gerangannya??
Aku menanti hatiku kembali membawa cinta itu...menanti hati menghiasi lembaran cinta lagi....
tapi......kapan, dimana dan saatnya...aku menanti dalam sepi, dalam pekat...
Dalam buaian rindu....dalam pengharapan dan asa tuk menggapainya...
Oh mentari pagi...engkau terlalu indah bagiku.....
Hai angin mengapa dirimu bertiup begitu sayu...
dan Kau Embun...mengapa drimu begitu sejuk....
aku tidak tahu...aku mencoba meresapi tanda-tandamu dalam sepi....
Mungkin inikah yang namanya harapan.....atau.....akan ada keindahan setelah pekatnya malam?
aku percaya...sejuknya embun memberi asa, mentari pagi memberi cahaya dan angin sepoi membwa pada pelabuhan muara cinta...
Di sana kita akan berkata sekali lagi: CINTA KITA TERLALU INDAH....
Di balik kerinduan ini, ada noktah yang terpancar di hadapanku namun samar....dan dihadapanmu....
Kita akan bertemu....ya...aku yakin....aku percaya ini.....
Satu saat nanti.....noktah itu akan bersinar terang....dan sangat terang....

Aku merindumu....ya merindumu dalam sepi.............